Minggu, 15 Maret 2015

Story , Story , And Story

Hmm...

Sepertinya sudah lama saya tidak berbicara di blog ini hampir 1 tahun .
Usaha membuatku sibuk menekuni dunia marketing , maklum saya bukan karyawan di suatu perusahaan , melainkan manusia yang menekuni usaha kecil sebut saja jualan .
Sebenernya awal saya menekuni usaha ini ga punya modal banyak awalnya hanya sebatas online , tapi alhamdulillah sekarang melayani offline .

Tuhan memberikan banyak kesempatan untuk saya ...
Sekarang saya berHijab dunia baru dalam hidup saya bagaimana itu berkerudung menotoh hati pikiran dan apapun itu sudut pandangnya .
Sejujurnya sebelum saya berhijab saya banyak menerima pembicaraan - pembicaraan yang menurut saya tidak masuk akal .
Well orang tua saya tidak terlalu mengikut capuri urusan saya , karena mereka adalah orang yang netral , dan tidak ada tuntutan dari siapapun saya mulai berhijab . Tapi suatu ketika ....

Saya mendengar seseorang berkata kepada temannya ,

"sebenernya berkerudung itu dimulai dari mana ? Hati ? Atau langsung aja ?"

Dan temannya ngejawab

"hmm kalo gue sih hati , toh gue belum siap mau berhijab ati gue aja blm di benerin"

Trus dia balik tanya " kalo elu kenapa berhijab?" .
Mereka diem , trus cewek yang berhijab itu bilang ,

" sejujurnya umi saya tidak perna memaksa saya berhijab tapi saya sadar bahwa seorang musimah yang baik akan menutupi bagian bagian yang haram di lihat bagi kaum adam . saya merasa kalau tak menutupi bagian itu seperti maut akan menjemput . dan kewajiban juga bagi wanita itu untuk berhijab entah dia baik perilakunya atau buruk itupun wajib , dan memang harus , sebenarnya orang berhijab akan baik perilakunya karena dia ingat apa yang dia kenakan , tpi yang tak berhijab ' allahu-alam' "

Saya pun terenung , sampai rumah saya ga bisa tidur , esoknya saya bercerita kepada pacar saya soal itu . dan dia merespon baik dia selalu mendukung apa yang saya bicarakan sebelum saya mengambil tindakan .
Saya bukan orang yang ta'at , saya bukan orang yang siap batin dalam berhijab malah kebalian nya waktu saya memutuskan untuk kembali kejalan Allah saya belum siap dalam hal apapun sholat banyak bolongnya , perkumpulan perkumpulan malam , pakaian ketat, dan lain-lain .

Tapi saya sadar berhijab menutupi aurat adalah kewajiban , baik buruk perilaku muslimah tetap saja itu wajib .
Jadi saya memutuskan , tak perlu pertimbangan lama saya pelan pelan berhijab dan berjalan di jalan yang lurus , Allahu-alam.

Jadi itu adalah sekilas cerita saya . terimakasih telah membaca
Salam hangat .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar