Sabtu, 20 Juni 2015

Menjemput Surga Allah

Bismillahirahmanirahim .

Saya Adalah seorang wanita yang masih belia pada saat itu usia saya masih belasan , saya lahir dari keluarga broken home saya sangat kesepian tidak ada teman di rumah ibu dan ayah saya sama sama sibuk . Dan saya bukan seorang muslim yang taat , saya sangat menyukai kehidupan duniawi saya dengan banyak kehalalan duniawi. Mulai dari penyuka baju minim , suka ganti-ganti gaya rambut dan lain-lain . Sebenarnya saya tidak memperdulikan kehidupan pribadi saya dan saya bukan anak seperti lainnya yang larut dengan kesedihan karena orang tuanya bercerai , bukan seperti itu ceritanya .
Saya dulu seperti itu karena saya ingin , bukan karena kehidupan pribadi saya jadi saya membuat kekacauan pada diri saya . saya tidak perna menyesali apa yang terjadi dengan kehidupan saya , apa yang di takdirkan Tuhan untuk saya .
Saya adalah anak yang di titip titipkan oleh ibu saya ke saudara saudaranya karena keterbatasan biaya hidup , dan ibu saya menikah dengan pria , ya dia pria baik . saya menjalani kehidupan bersama tante dan om saya selama kurang lebih 10 tahun .saya menjalani kehidupan normal bahagia dan tidak terlalu peduli dengan urusan orang tua saya .
Di rumah tante dan om saya , saya sangat di kekang keluar di batasi makan banyak di marahi , mencuci pakaian saya sendiri , dan sering di hina oleh anak tante saya . mungkin mereka tidak menyukai kehadiran saya . saya sangat menginginkan kebebasan main bersama teman teman seusia saya . mengajak teman saya bermain di tempat saya tapi saya tidak perna di izin kan untuk mendapatkan hak dan kebebasan saya .
Hingga saatnya saya lulus smp saya merasa senang karena saya akan bebas tidak di kekang tidak di batasi dan saya akan pindah ke rumah ibu saya . saat smp itu saya mengenal kami hanya sering mengobrol lewat telfon dan facebook , suara saya sangat indah dia mengaguminya dan mengajak saya untuk latian ngeband . saya menganggapnya seorang teman , teman yang baik . 2 bulan saya menjalin hubungan teman dengannya saya sudah di ajak kerumahnya dia adalah seorang nasrani katolik rumahnya penuh dengan salib , menurut saya hal itu biasa saja saya bersamanya dan temannya waktu itu latian membuat lagu pada saat itu ,
Pria itu namanya bagas dan saya belum tau bahwa itu nama samaran, dia orang yang baik dari pandangan mata saya .
Saya menjalin hubungan dengannya saya sering di atar jemput kalau latian band , dan kadang dia memperlakukan saya seperti pacarnya , saya suka memeluknya padahal kami tidak ada apa apa , dan dia mengandeng tangan saya padahal dia bukan siapa siapa . 5 bulan kami berteman tapi seperti pacaran . akhirnya saya meminta kejelasan hubungan kepadanya , akhirnya dia menjelaskan bahwa dia mencintai saya dan kami mulai pacaran pada tanggal 28 juni 2010 .
Hubungan ku lancar lancar saja dengannya dan saya sangat mengenalnya dengan baik , karena dia seorang katolik dia tidak mengerti dosa menurut dia semua ke haraman yang dia lakukan akan di ampuni meskipun mengulanginya lagi . ya karena dia di ajarkan hukum kasih duniawi .
Saya baru tau nama aslinya setelah 3 bulan berpacaran namanya Fransiscus Xavarius Suri Lugas Kuntadi . saya sangat mencintainya dan tidak ingin ke hilangannya karena saya tidak punya teman dekat seperti dia . dan dia juga tidak punya teman dekat setelah adiknya meninggal , setiap hari kita bertemu saling membutuhkan . Dia tidak perna melarangku melakukan hal buruk karena dia bukan seorang islam dia adalah nasrani bagi mereka smua itu tidak di larang .
Sayangnya aku adalah orang yang paling takut dengan pria peminum . saat itu kami lagi di rumah teman dan dia minum dan dia agak mabuk , tapi saya marah marah menggigitnya dan mencacinya karena dia minum sampai di rumah saya tetap marah banting ini banting itu dan nangis nangis , saya ketakutan dan marah , lalu dia menangis melihat saya seperti itu saya ga tega tapi gimana lagi saya sedih saya sangat marah kenapa dia mau minum alkohol padahal saya sangat takut dengan pria pemabuk .
Kami sangat sering berdua melakukan hal bodoh gal yang di larang islam . dia sangat percaya dengan saya bahwa saya bisa masuk keagamanya ,
Ya saya sangat takut jika saya kehilangannya dia sangat berharga untuk saya dan sangat ku cintai . aku sadar kita tidak akan bersama karena akidah kami berbeda .
Hubungan kami sangat di tentang bahkan ketika aku memilih masuk katolik ayah ku menolaknya dan menentangnya .
Lalu beberapa bulan berlalu saya tidak terlalu menggebuh-gebuh untuk masuk katolik . lalu saya seperti ada seseorang yang merasuki dan membisikan kepada telinga saya , saya mengatakan kepadanya aku akan masuk agamamu tapi tunjukan kebenarannya .
Dia hanya diam tidak membalas apa kata saya , lalu keesokan harinya , hari minggu dia mengajakku ke gereja saya merasa aneh di sana banyak patung patung , saya merasa ini tidak sesuai dengan apa yang di ajarkan islam , ini tidak sesuai , ya allah air mata ku menetes karena bersalah , ya allah ampunilah dosa ku , benak ku dalam hati , mungkin dia melihatku menangis tapi mungkin dia kira aku menangis karena mendengar sabda pendeta dan drama itu tp tidak bukan itu ...
Ya allah aku telah berdosa ampunilah dosa ku , ya allah kau tunjukan kebenaran dalam hatiku dan kau buka kan mata ku melihat apa yang sesunggunya . dan kita pun pulang
Beberapa minggu aku masih memikirkan hal itu ,,
Saat itu kami sama sma merintis usaha warung bersama dengan teman teman kami , pulang dari driorejo tepatnya , kami satu kendaraan dan aku mengatakan " kamu tau yesus itu tidak di salib" dia marah marah waktu itu dia menghakimi kata-kata ku dan kita bertengar hebat waktu itu , ya dia seorang katolik yang taat jadi wajar dia seperti itu . dan aku hanya mengatakan kebenaran kebenaran yang aku tau dan aku yakini .
Lalu berbulan bulan berlalu hubungan kami sudah satu tahun lebih . tepatnya 2011 , dia mulai menanyakan tentang yesus tidak di salib , sepertinya dia penasaran saya jelaskan dan dia semakin tidak mengerti , akhirnya dia memutuskan untuk sering ke perpustakaan membaca buku-buku keislama kemualafan dan kemurtadan , aku tidak berada di sana untuk mendampinginya , aku tidak begitu peduli sekali lagi aku bukan islam yang taat dan menggebuh untuk memasukannya keislam .
Sampai beberapa bulan dia membaca buku buku dia mulai berkata " kalo aku masuk islam gimana" subhaallah mungkin aku akan mengatakannya jika aku adalah seorng islam yang taat , dan aku hanya bilang " ya gapapa , kapan kamu siap ke masjid?" Dia bilang "ya segera mungkin"
Bodohnya aku menyianyiakan orang masuk islam. Dia berangkat sendiri ke masjid mengajak satu temannya dia mengurus smua kemualafannya sendiri .
Dan dia mengabari ku dalam sms " aku sudah islam"
Dalam benakku aku sangat bahagia aku tidak lagi di pisahkan dalam berbeda akidah . hadia pertama yang ku berikan adalah ucapan selamat dan buku ku , buku tata cara sholat tertib . karena dia baru islam jd dia tidak bisa membaca arab jd aku berikan yang ada bahasa indonesianya .
Sampai 2013 kami menjalin kasih pacaran dan sebagainya dalam keadaan kita sma sama islam , semenjak itu aku tidak perna dia jak kerumahnya karena kesalah pahaman antara aku dan ibunya , dan aku masih menunggu saat yang tepat kesiapannya untuk membawa kerumahnya dengan tujuan meminta maaf atas smua kesalahan ku ,

Dia adalah seornag mualaf , dan muslim yang taat dia sangat taat ,semenjak 2013 , kami sudah jarang bermesraan berzina dan melakukan dosa lezat itu . dia sudah jarang memperhatikan ku dan dia lebih memperbanyak sholat dan amalannya dalam islam .
Aku merasa seperti tidak di perhatikan saat itu .
Saya masih seorang yang islam Ktp . dia sangat suka dengan wanita berjilbab tapi saya tidak menggunakan jilbab dan masih menggunakan celana baju minim n ketat saat itu meski.
Dia sering berceramah tetang aurat dan kelakuan buruk saya , ya saya anggap angin lewat .
Bodohnya aku waktu itu menyia nyiakannya
Hingga pada saat itu allah memilihku memberiku hidayah melaluinya ,
2014 aku mulai berhijab aku benahi smua kelakuan ku dan aku membatasi cara berpacaranku , aku mulai merubah perlahan lahan ,
Sampai di suatu kebahagian yang sangat indah , aku di lamar oleh seorng muslim yang taat yang tidak melupakan kewajibanya yang sangat baik , dia adalah Fransiscus Xavarius Suri Lugas Kuntadi .
Dia meminang ku sendirian. Dia meminta ku ke pada orang tua ku ,
Ya Allah bersyukurnya aku memilikinya dia yang sangat mencintaiku dia seorng muslim yang taat .
Kami akan menikah 15 january 2016 .
Saya sangat bahagia menjadi orng yang terpilih menjemput surganya Allah . Saya sangat bersyukur menjadi perantara Allah dan berjihad di jalan Allah meski saat itu saya masih islam KTP . Saya sangat bersyukur hingga saat ini saya masih merasakan Indahnya Islam Dan kasih sayang yang di berikan Allah dan kesempatan besar ini .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar